Bayangkan sebuah perangkat sekecil kartu kredit yang bisa menjalankan sistem operasi, mengontrol sensor, dan menjalankan berbagai aplikasi canggih! Tapi, apa saja sebenarnya komponen rahasia di balik keajaiban ini yang membuat SBC bisa sepowerful itu? Yuk, kita gali lebih dalam dan temukan bagaimana setiap bagian bekerja sama menciptakan kecanggihan teknologi dalam ukuran yang sangat ringkas!
Single Board Computer adalah komputer lengkap yang seluruh komponennya terintegrasi dalam satu papan sirkuit cetak (PCB) tunggal. Single Board Computer berukuran ringkas dan hemat biaya, serta ideal untuk berbagai aplikasi.Pada umumnya sebuah SBC digunakan sebagai edge processing (pemroses informasi) yang didapat dari sensor dan bertanggung jawab untuk mengirimkan data ke server utama, baik secara langsung maupun melalui gateaway lain.
Fungsi Single Board Computer
Dengan adanya processor berbasis arm yang terkenal cocok untuk kegiatan mobile (karena tidak panas dan hemat daya), maka single board computer sangat cocok untuk berbgai kegiatan seperti server, akses point, komputer, multimedia player, dan bahkan vpn.
Komponen Single Board Computer
1. Chip
| Sumber: hybrid.co.id |
Chip adalah kumpulan sirkuit terpadu (IC) yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data antar komponen seperti CPU, memori, dan periferal, menentukan kompatibilitas komponen, serta . memfasilitasi komunikasi data. Pada SBC, chipset berfungsi memproses informasi, menyimpan data, mengirimkan sinyal, dan meningkatkan keamanan dalam berbagai perangkat elektronik dan kartu identitas.
2. Central Processing Unit
CPU atau Central Processing Unit adalah bagian terpenting dari sebuah komputer yang bertanggung jawab untuk menjalankan instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer. CPU pada SBC adalah otak dan jantung perangkat tersebut, bertugas menjalankan instruksi, melakukan perhitungan, dan mengelola data untuk semua operasi sistem dan aplikasi, Fungsi dari CPU meliputi mengambil instruksi dari memori, memprosesnya melalui ALU dan CU, serta mengirimkan hasil akhir ke perangkat output.
3. Graphics Processing Unit
GPU adalah jenis prosesor komputer khusus yang dirancang untuk memenuhi persyaratan beban kerja grafis 3D resolusi tinggi real-time intensif komputasi. GPU (Graphics Processing Unit) pada Single Board Computer (SBC) adalah prosesor khusus yang bertugas untuk memproses dan merender grafis, seperti gambar, video, dan animasi, secara paralel. Fungsinya adalah mempercepat pemrosesan visual yang kompleks dan membebaskan CPU (Central Processing Unit) untuk tugas-tugas lain, sehingga sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan performa visual tinggi seperti gaming, desain grafis, dan bahkan kecerdasan buatan (AI).
4. Random Acces Memory (RAM)
Random Acces Memory (RAM) adalah memori sementara (volatile) yang berfungsi sebagai ruang kerja untuk CPU dalam menyimpan data dan instruksi program yang sedang aktif digunakan. Fungsi utamanya adalah mempercepat proses dan memungkinkan multitasking dengan menyediakan akses data berkecepatan tinggi sehingga membuat SBC bekerja lebih responsif dan efisien.
5. Video Outputs
Video output pada single board computer (SBC) merujuk pada kemampuan SBC untuk mengirimkan sinyal video ke perangkat tampilan eksternal seperti monitor, TV, atau proyektor, sehingga pengguna dapat melihat hasil pemrosesan data yang dilakukan oleh SBC. Fungsi utamanya adalah menampilkan antarmuka visual (grafis, teks, atau video) yang memungkinkan interaksi antara pengguna dan SBC, sangat penting untuk proyek yang membutuhkan antarmuka pengguna grafis (GUI) atau visualisasi data.
6. Audio Outputs
Audio output pada single board computer (SBC) adalah fitur yang memungkinkan SBC untuk menghasilkan sinyal suara digital yang diubah menjadi sinyal analog oleh Digital-ke-Analog Converter (DAC), lalu dikirim ke perangkat output audio seperti speaker atau headphone. Fungsinya adalah untuk memutar, merekam, dan memproses suara agar dapat didengar oleh manusia, dan juga penting untuk aplikasi yang membutuhkan suara, seperti hiburan, sistem karaoke, atau otomatisasi industri yang menyertakan notifikasi suara.
7. USB 2.0 ports
Port USB 2.0 pada Single Board Computer (SBC) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan perangkat periferal, dengan kecepatan transfer data maksimal 480 Mbps. Fungsi utamanya dalam SBC adalah untuk menghubungkan perangkat seperti keyboard, mouse, flash drive, dan kamera, serta untuk menyediakan daya ke perangkat lain. Meskipun menawarkan kecepatan yang lebih lambat dari versi yang lebih baru, port ini tetap relevan untuk perangkat berkecepatan rendah dan kompatibilitasnya yang luas
8. Onboard Storage
Onboard storage pada single board computer (SBC) adalah memori penyimpanan yang terintegrasi langsung pada papan sirkuit tunggal, berfungsi untuk menyimpan sistem operasi, aplikasi, dan data. Berbeda dengan penyimpanan eksternal seperti SD Card atau USB Disk yang juga bisa digunakan pada SBC, onboard storage adalah bagian integral dari SBC itu sendiri, memungkinkan SBC berfungsi sebagai komputer yang lengkap dalam satu papan
9. Onboard Network
Onboard network pada single board computer (SBC) adalah komponen jaringan seperti port Ethernet atau Wi-Fi yang tertanam langsung di papan sirkuit utama SBC. Fungsinya adalah menyediakan konektivitas untuk komunikasi data antara SBC dengan perangkat lain, server, atau jaringan internet. Ini memungkinkan SBC untuk mengakses data, menjalankan aplikasi terdistribusi, dan berfungsi sebagai bagian dari ekosistem IoT atau sistem otomasi industri.
10. Low-level Peripherals
Low-level peripherals pada komputer papan tunggal (Single Board Computer/SBC) adalah komponen dasar yang terintegrasi dalam satu papan sirkuit, seperti mikrokontroler, memori, dan port input/output (I/O). Fungsinya adalah menyediakan kemampuan dasar komputasi dan interaksi dengan lingkungan melalui pin atau konektor yang dapat dihubungkan ke sensor dan aktuator, memungkinkan SBC untuk menjalankan aplikasi khusus seperti pengontrol industri atau sistem IoT.
11. Power Ratings
Power rating pada single board computer (SBC) mengacu pada spesifikasi daya yang bisa disuplai atau digunakan oleh SBC, seperti daya maksimum yang bisa disalurkan atau konsumsi daya operasional. Fungsi utamanya adalah untuk memastikan bahwa daya listrik yang digunakan SBC sesuai dengan kapasitas daya yang dibutuhkan oleh semua komponen internalnya agar dapat beroperasi dengan stabil dan optimal.
12. Power Source
Dalam single board computer (SBC), Power Ratings mengacu pada batas spesifikasi daya listrik (tegangan dan arus) yang dibutuhkan dan dapat didistribusikan oleh papan tersebut untuk menjalankan komponen dan periferalnya secara optimal dan aman. Fungsinya adalah menentukan catu daya (power supply) yang kompatibel dan mencegah kerusakan perangkat akibat penggunaan daya yang berlebihan, sehingga memastikan kinerja yang stabil dan umur pakai yang lebih panjang.
13. Weight
Istilah "weight" (berat) pada single board computer (SBC) tidak memiliki pengertian teknis khusus, melainkan merujuk pada berat fisik perangkat itu sendiri, yang penting untuk penempatan dan transportasi dalam aplikasi, terutama pada embedded systems yang membutuhkan solusi kompak dan ringan. Fungsi utamanya adalah memastikan SBC dapat diintegrasikan dengan baik ke dalam suatu sistem atau lingkungan yang spesifik, mengingat SBC seringkali digunakan di ruang terbatas atau perangkat portabel seperti robotika, otomatisasi industri, dan perangkat IoT.
14. Operating Systems
Sistem operasi (OS) pada single board computer (SBC) adalah perangkat lunak dasar yang bertindak sebagai perantara antara pengguna, perangkat keras, dan aplikasi. Fungsinya adalah untuk mengelola dan mengkoordinasikan sumber daya perangkat keras (seperti CPU, memori, dan input/output) serta menyediakan antarmuka bagi pengguna dan aplikasi untuk berinteraksi dengan SBC. OS seperti Linux umum digunakan pada SBC untuk memungkinkan pengembangan proyek prototipe, sistem tertanam, dan mengendalikan fungsi perangkat keras secara efisien.
Sumber :